Jumat, 15 April 2011

NEON GENESIS EVANGELION : Anime untuk Dewasa 21++



Iseng-iseng buka laptop adik-ku. Setelah browsing sana-sini, aku menemukan film anime berjudul Evangelion. Dari dulu aku sering kali diperdengarkan tentang nama anime yang satu ini. Katanya anime ini bagus dan sangat luar biasa, tapi sangat tidak cocok untuk ditonton oleh anak-anak. Teman-temanku yang penggemar anime juga bilang begitu. Ternyata sekarang aku diberi kesempatan untuk menontonnya. Hehehe... Lama banget ya? Padahal anime-nya saja ditayangkan di Jepang pada tahun 1995, waktu itu aku masih kelas 3 SD, untung saja aku baru nonton sekarang, saat usiaku dewasa 21++. (^_^)" Dan aku baru tahu kenapa anime ini hanya boleh ditonton oleh orang dewasa ber-umur 21++. 

Berangkat dari rasa penasaran itu, aku pun tergerak untuk browsing di internet mengenai sinopsis cerita dan beberapa fakta di belakang pembuatan anime ini. Berikut yang bisa aku kemas dari beberapa sumber : 

Anno Hideki : The man behind Evangelion. Mulai dari ide cerita, sketsa mecha, sketsa karakter sampai sutradara film animasinya semua dikerjakan oleh Anno Hideki dengan bantuan team dari Gainax. Banyak orang menganggap eks pasien rumah sakit jiwa ini genius, terutama dari pengertiannya akan berbagai agama dan mitologi, bahkan dari pemahamannya akan teknologi di luar menggambar dan sinematografi.

Tanggapan pribadi : Wualaah... Ternyata sutradaranya bekas orang gila tho. Tapi kebanyakan rumor yang beredar orang gila itu memang menyimpan sesuatu hal yang jenius dalam otaknya, jadi jangan dianggap remeh, hanya perlu diluruskan saja, hehehe... 

Karakter Building : Film ini menunjukkan karakter building yang amat sangat kuat. Boleh dikatakan bahwa semua tokoh di series / film ini bisa dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Sepertinya Anno Hideki ingin menunjukkan bahwa semua manusia mempunyai kekosongan dalam dirinya dan mempunyai sesuatu untuk meng-kamuflase kekosongan itu, sehingga saat kamuflase itu terlepas, manusia itu akan kehilangan pegangan dan jiwanya pun rontok. Melalui 26 episode (total 14 jam) semua karakter di film ini dibedah dan diperiksa, sehingga kita mengetahui semua masalah dan persoalan setiap karakter. Di film ini sekalipun para Angel dan para anggota senat SEELE pada awalnya dianggap sebagai tokoh antagonis, sebenarnya pada akhirnya kita dapat berkesimpulan bahwa semua tokoh disini adalah tokoh antagonis, yang hanya berjuang untuk dirinya sendiri.

Tanggapan pribadi : Walau aku sendiri belum nonton yang versi anime 26 episode, dengan melihat versi film-nya saja sudah bisa diketahui bahwa memang semua tokoh yang ada di dalamnya BENAR-BENAR SAKIT JIWA. Sengaja dibuat seperti itu ceritanya karena sang sutradara saja juga bekas pasien rumah sakit jiwa, jadi ya kalau orang sakit jiwa berkarya dalam dunia seni, ya seperti ini hasilnya. Tapi aku berpikir kembali, kalau bekas pasien sakit jiwa saja bisa membuat karya kontroversial begitu, kenapa yang merasa waras dan sehat-sehat saja mentalnya malah malas berkarya? Tanya kenapa? 
Satu lagi nih, dari 26 episode anime yang seharusnya dikeluarkan, hanya 24 episode saja yang bisa didapatkan di pasaran. Tampaknya pihak pemilik lisensi tidak mengeluarkan episode terakhir dikarenakan isi dari 2 episode terakhir terlalu berat. Waaah! Nonton film terakhir yang berjudul End of Evangelion saja menurutku juga termasuk berat itu jalan ceritanya, walau aku sendiri sudah belajar tentang semua agama yang ada di dunia ini. 

Action : Awas, film ini membawa rating R18 dengan stiker merah di Amerika Serikat. Ini berarti hanya dewasa berusia 18 tahun yang boleh menonton, yang tidak keberatan pula adegan kekerasan dan seks yang di luar batas kewajaran (film porno menggunakan stiker kuning, sedangkan film action menggunakan stiker hijau). Evangelion bukan soal memukul dan menembak tetapi soal merobek perut dan mengeluarkan bahkan memakan isinya. Juga bukan cuma soal naksir, ciuman dan pelukan tetapi soal seks bebas, baik hetero maupun homoseksual (dan lesbianism). Jadi anda bisa membayangkan betapa salahnya kita di Indonesia yang menjual VCD Evangelion ini untuk anak-anak semata-mata karena film ini adalah film animasi kartun.

Tanggapan pribadi : Benar sekali! Honto muzukashii egao! GAINAX -pihak yang memproduseri pembuatan anime ini membuat kembali versi film-nya dengan cerita yang lebih mudah dipahami oleh orang awam, mengingat 2 episode terakhir dari anime ini jalan ceritanya sangat berat. Tepatnya versi film yang terakhir, End of Evangelion adalah pengganti alternatif untuk episode 25 dan 26. 
Walau ada versi film-nya yang lebih mudah dipahami untuk orang awam, tetap saja Evangelion adalah anime dewasa yang secara visual SANGAT TIDAK PANTAS untuk ditonton oleh anak-anak di bawah umur. Jadi jika kamu mencari animasi apa yang "benar-benar untuk dewasa sejati" jawabannya adalah Evangelion, bukan hentai lho. 
VCD Eva juga pernah dirilis secara resmi di Indonesia,  tapi akhirnya dihentikan bukan karena nggak laku, tapi semakin mendekati akhir, ceritanya semakin berat hingga tak pantas ditonton pemirsa Indonesia (secara resmi). Trans TV dan Trans 7 pernah menayangkan Eva tapi hanya sepanjang 3 episode saja dan itupun ditayangkan tengah malam. Fans Eva pun juga memprotes penayangannya karena dubbing yang hancur lebur. 

Philosophy : Anno Hideki memang jenius dalam hal memadukan berbagai filosofi dan berbagai agama dan mitologi. Uniknya film ini berdasarkan pada fakta- fakta ilmiah, seperti temuan arkeologis, hukum - hukum kimia / fisika dan kejadian - kejadian bersejarah. Jadi anda akan dengan sangat mudah dibawa untuk percaya kepada cerita ini. Saya sudah beberapa kali menulis tentang berbagai macam topik, tetapi dari penelitian saya tentang Evangelion ini saya hampir - hampir lupa bahwa saya tidak meneliti sebuah agama baru, karena memang inilah kesan yang saya terima dari film ini yaitu pengajaran sebuah agama dalam arti luas.

Tanggapan pribadi : Bagi yang penasaran dengan versi original dari Eva, harap berhati-hati karena ini adalah serial yang sangat berat. Sarat akan siksaan psikologis, konsep ke-Tuhan-an, dan ego manusia. Kalau kamu gak ngerti apa yang ada di balik Eva, itu tandanya kamu normal, hehehe... Lha aku sangat paham tuh, berarti aku gak normal ya, sama gak warasnya dengan si Hideki itu, wakakakakkk! (^o^)" 
Intinya anime Evangelion bukan hanya sekedar anime yang menyuguhkan cerita, tapi juga memberikan sebuah pemahaman baru tentang suatu kepercayaan agama. Menurut-ku anime Eva ini seperti sedang menunjukkan suatu agama baru yang sekarang ini sedang melanda banyak kaum di dunia. Namanya ya Evangelion itu, sedangkan penganutnya disebut sebagai Evangelish, sudah menyebar pada 18 juta orang di dunia. Kebanyakan yang direkrut adalah anak-anak muda, dan yang membawanya adalah gereja tertentu, aku tidak tahu itu gereja yang mana. 

Time Set : Kejadian di film ini dimulai pada saat Kitab Kejadian, yaitu pada penciptaan manusia, dan berakhir pada tahun - tahun ini (2015). 

(to be continued...) Entar lanjut lagi ya gan pembahasannya. ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siapapun silahkan berkomentar, baik kritik maupun saran akan saya terima. Terima kasih sudah berpartisipasi. ^_^